Foot Care and Indications of Diabetic Peripheral Neuropathy in T2DM Patient

Isi Artikel Utama

Rizki Andriani
Rita Ariana
Anita Tiara
Diah Hastuti
Mahanta Qaribi

Abstrak

Latar Belakang: Neuropati perifer diabetik merupakan salah satu komplikasi kronis paling sering pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) dan dapat menyebabkan ulkus kaki hingga amputasi apabila tidak terdeteksi sejak dini. Berbagai studi melaporkan prevalensi neuropati perifer berkisar antara 17–46% pada pasien DMT2. Perawatan kaki yang baik dan pemeriksaan skrining sederhana seperti Ipswich Touch Test (IpTT) berperan penting dalam mencegah risiko neuropati dan komplikasinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku perawatan kaki dengan indikasi terjadinya NPD pada pasien DMT2. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel berjumlah 100 responden DMT2 yang dipilih secara purposive sampling di sebuah Puskesmas. Indikasi neuropati perifer dilakukan menggunakan instrumen Ipswich Touch Test (IpTT) dan penilaian perilaku perawatan kaki digunakan instrumen Nottingham Assessment of Functional Footcare (NAFF). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Sebanyak 51% responden memiliki perilaku perawatan kaki yang baik, dan hanya 18% responden yang mengalami indikasi neuropati perifer. Analisis chi-square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara perilaku perawatan kaki dan indikasi neuropati perifer diabetik (p = 0,015). Responden dengan perilaku perawatan kaki yang baik memiliki peluang 4,7 kali lebih besar untuk mempertahankan sensasi kaki normal dibandingkan dengan responden yang memiliki perilaku perawatan kaki kurang baik (OR = 4,70; 95% CI = 1,42–15,52). Kesimpulan:Terdapat hubungan signifikan antara perilaku perawatan kaki dengan indikasi terjadinya neuropati perifer pada pasien DMT2. Perawatan kaki yang baik berperan dalam menurunkan risiko neuropati.

Rincian Artikel

Bagian
Articles